Apr 06

My Keloid

Tag: health infodayuyeyen @ 1:40 am

By : Yeyen

Waktu itu sedang hujan, gak deras-deras amat sih. Lagi di daerah Kuta nih ceritanya. Lagi jalan nih…ehhh gak….lagi naek motor nihh…. Truss jatuh deh. Gara-gara jatuh, tanganku jadi luka-luka, istilahnya vulnus ekskoriatum. Sakit banget….

crazy-cry.gif Beberapa minggu kemudian, lukaku sembuh. Tapi gak sembuh sempurna, ada penonjolan yang tidak wajar gitu. Namanya….keloid.

Keloid itu bisa dibilang bekas luka (scar) yang tidak tahu kapan berhenti untuk tumbuhnya, adalah scar yang timbul di atas kulit, bentuknya gak teratur dan cenderung membesar. Apa bedanya keloid dan hypertrophic scar? Setelah kulit terluka, penyembuhannya biasanya meninggalkan bekas luka yang flat. Kadang-kadang terjadi penebalan, tapi besarnya masih sesuai dengan lukanya dan bisa hilang sendiri (kira-kira sampai setahun atau lebih). Pengobatannya adalah injeksi steroid. Sedangkan keloid, dapat timbul beberapa waktu setelah perlukaan dan tumbuh melebihi batas luka dan bisa bermigrasi. Keloid bisa muncul setelah terjadi perlukaan atau setelah operasi, tapi bisa juga karena proses radang seperti jerawat di dada.

Keloid itu timbul, permukaannya licin, warnanya pink sampai merah. Selain menimbulkan masalah kosmetik, juga bisa bikin gatel, dan nyeri. Keloid paling sering muncul di dada, punggung, dan bahu.

Cara mencegahnya ??? Ya….JANGAN LUKA!?!! (Gak menolong banget ya?)

Pengobatannya ada macem-macem.

  1. Injeksi steroid pada luka. Bisanya aman dan gak terlalu sakit (gak percaya !!!). Injeksi diberikan setiap bulan sampai target tercapai. Steroid yang dipakai biasanya triamcinolone acetonide
  2. Pembedahan. Beresiko,karena dengan memotong keloid bisa mencetuskan keloid lagi.
  3. Laser. Bisa efektif untuk mengatasi keloid dan membuatnya tidak merah. Tapi perlu beberapa sesi.
  4. Radioterapi. Penyinaran bisa mengurangi timbulnya scar bila digunakan segera setelah pembedahan.
  5. Dressing luka. Luka yang masih lembab dioleskan gel silikon. Aman dan gak sakit, tapi kadang-kadang bikin gatel.
  6. Cryotherapy. Keloid dibekukan dengan nitrogen cair, tapi bisa bikin kulit di daerah tersebut menghitam.
  7. Interferon. Interferon merupakan protein yang diproduksi oleh sistem imun kita yang membantu melawan virus dan bakteri. Tapi masih dalam tahap penelitian lo.
  8. Fluorouracil. FU biasanya dipakai sebagai kemoterapi pada kanker. FU bersama-sama dengan steroid diketahui bisa mengatasi keloid. Bisa juga menggunakan bleomycin

Begitu…… Sooo kalo punya keloid, mending ke dokter kulit atau poliklinik kulit terdekat. Yang paling penting, hati-hati di jalan!!! Jangan sampai jatuh!!!

Leave a Reply